Lights Of Heaven - AppStarting KESEHATAN: Hepatitis
Tampilkan postingan dengan label Hepatitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hepatitis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Infeksi Virus Hepatitis A Tidak Akan Berlanjut



Berjangkitnya infeksi hepatitis virus akut A di salah satu sekolah di Depok cukup mengagetkan. Meski demikian, merebaknya kasus virus hepatitis A tidak akan berlanjut jadi hepatitis B karena virusnya berbeda.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Ari F Syam, melalui surat elektronik, Kamis (10/11/2011), di Jakarta, hepatitis virus A tidak berlanjut jadi hepatitis B yang merupakan penyakit kronis dan bisa memicu sirosis atau pengerasan hati.

Oleh karena itu, kalau pernah divaksinasi oleh vaksin hepatitis B, tidak berarti juga sudah terlindungi dari  infeksi virus hepatitis A. "Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami dua macam infeksi, yaitu infeksi virus B dan juga hepatitis virus A," kata Ari menegaskan.

"Kita tahu bahwa infeksi hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat kita. Di akhir musim kemarau ini, saya sudah menangani beberapa kasus hepatitis A," kata dia.

Hepatitis A adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A, ditularkan melalui makanan dan minuman dan juga melalui kontak langsung. Selain itu, hubungan seksual juga bisa menjadi penyebab penularan hepatitis A jika melakukan seksual secara anal atau oral.
Virus ini  terdapat pada feses pasien yang terinfeksi. Oleh karena itu, makanan dan minuman menjadi media utama penyebab penularan infeksi ini.



Berjangkitnya infeksi hepatitis virus akut A di salah satu sekolah di Depok cukup mengagetkan. Meski demikian, merebaknya kasus virus hepatitis A tidak akan berlanjut jadi hepatitis B karena virusnya berbeda.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Ari F Syam, melalui surat elektronik, Kamis (10/11/2011), di Jakarta, hepatitis virus A tidak berlanjut jadi hepatitis B yang merupakan penyakit kronis dan bisa memicu sirosis atau pengerasan hati.

Oleh karena itu, kalau pernah divaksinasi oleh vaksin hepatitis B, tidak berarti juga sudah terlindungi dari  infeksi virus hepatitis A. "Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami dua macam infeksi, yaitu infeksi virus B dan juga hepatitis virus A," kata Ari menegaskan.

"Kita tahu bahwa infeksi hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat kita. Di akhir musim kemarau ini, saya sudah menangani beberapa kasus hepatitis A," kata dia.

Hepatitis A adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A, ditularkan melalui makanan dan minuman dan juga melalui kontak langsung. Selain itu, hubungan seksual juga bisa menjadi penyebab penularan hepatitis A jika melakukan seksual secara anal atau oral.
Virus ini  terdapat pada feses pasien yang terinfeksi. Oleh karena itu, makanan dan minuman menjadi media utama penyebab penularan infeksi ini.

[ Read More.. ]

Kamis, 20 Oktober 2011

Mau Aman Jalani Terapi Ikan? Ikuti Tipsnya


Meski berisiko terserang HIV dan Hepatitis C, namun bukan berarti fish spa alias terapi ikan sama sekali tidak baik bagi tubuh kita. Asalkan salon yang menyediakan perawatan terapi ikan ini betul-betul menerapkan standar kebersihan dan kesehatan bagi pelanggannya.
Dr Hilary Kirkbride, konsultan epidemiologi dari HPA, menyarankan agar salon yang menyediakan perawatan pedicure ini, memastikan kondisi kesehatan pengunjung untuk mencegah munculnya risiko penularan penyakit. Kaki pengunjung sebaiknya tidak mengalami luka terbuka atau penyakit kulit apa pun. Selain itu, air di dalam tangki sebaiknya diganti setiap kali digunakan oleh satu orang.
Perawatan fish spa dilakukan untuk membuang sel-sel kulit mati pada bagian kaki. Untuk melakukannya, kita akan diminta mencelupkan kedua kaki ke dalam air di mana terdapat ratusan ikan kecil bernama Garra Rufa yang akan menggigiti kulit mati dari kaki. Seusai melakukan terapi ini selama sekitar 20 menit, kaki kita diyakini akan menjadi halus karena bagian-bagian yang kasar sudah dimakan oleh ikan.
Agensi yang bertugas melindungi masyarakat dari ancaman penularan penyakit tersebut mendapati, bahwa tangki air berisi ratusan atau ribuan ikan tersebut mengandung mikroorganisme. Masalah bisa timbul akibat bakteri yang dipindahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut, atau dari satu pengguna ke pengguna lain jika airnya tidak diganti.
Nah, bila standar higienitas ini diikuti oleh salon-salon yang mengoperasikan perawatan ini, bisa dipastikan tak ada masalah yang perlu ditakuti. Untuk Anda sendiri, sebaiknya amati dulu standar kebersihan pada salon langganan Anda sebelum menjalani perawatan.


Meski berisiko terserang HIV dan Hepatitis C, namun bukan berarti fish spa alias terapi ikan sama sekali tidak baik bagi tubuh kita. Asalkan salon yang menyediakan perawatan terapi ikan ini betul-betul menerapkan standar kebersihan dan kesehatan bagi pelanggannya.
Dr Hilary Kirkbride, konsultan epidemiologi dari HPA, menyarankan agar salon yang menyediakan perawatan pedicure ini, memastikan kondisi kesehatan pengunjung untuk mencegah munculnya risiko penularan penyakit. Kaki pengunjung sebaiknya tidak mengalami luka terbuka atau penyakit kulit apa pun. Selain itu, air di dalam tangki sebaiknya diganti setiap kali digunakan oleh satu orang.
Perawatan fish spa dilakukan untuk membuang sel-sel kulit mati pada bagian kaki. Untuk melakukannya, kita akan diminta mencelupkan kedua kaki ke dalam air di mana terdapat ratusan ikan kecil bernama Garra Rufa yang akan menggigiti kulit mati dari kaki. Seusai melakukan terapi ini selama sekitar 20 menit, kaki kita diyakini akan menjadi halus karena bagian-bagian yang kasar sudah dimakan oleh ikan.
Agensi yang bertugas melindungi masyarakat dari ancaman penularan penyakit tersebut mendapati, bahwa tangki air berisi ratusan atau ribuan ikan tersebut mengandung mikroorganisme. Masalah bisa timbul akibat bakteri yang dipindahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut, atau dari satu pengguna ke pengguna lain jika airnya tidak diganti.
Nah, bila standar higienitas ini diikuti oleh salon-salon yang mengoperasikan perawatan ini, bisa dipastikan tak ada masalah yang perlu ditakuti. Untuk Anda sendiri, sebaiknya amati dulu standar kebersihan pada salon langganan Anda sebelum menjalani perawatan.

[ Read More.. ]

playlist

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

FB comments