Lights Of Heaven - AppStarting KESEHATAN

Selasa, 31 Juli 2012

Patah Hati Picu Gangguan Fisik



Patah hati tak hanya sekedar menyangkut perasaan. Kehilangan orang terkasih memicu seseorang terkena gangguan fisik serius. Penelitian terbaru menunjukkan patah hati dapat menimbulkan penyakit yang sulit untuk disembuhkan.


Dokter Nickhil Joshi menjelaskan bahwa awal dari sindrom patah hati disebabkan oleh adrenalin berlebihan yang dipicu oleh stres emosional. Stres dan kecemasan menyebabkan terjadi gangguan kesehatan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan orang yang ditinggal mati pasangannya, memiliki kesempatan tinggi untuk menderita serangan jantung.

"Pada hari pertama kematian pasangan, risiko serangan jantung meningkat 21 kali pada minggu pertama bagi mereka yang patah hati ditinggal mati," papar Dr Dr Michael Miller, University of Maryland School of Medicine.

Patah hati akibat kehilangan orang yang dicintai dikenal dengan istilah Takotsubo atau sindrom patah hati. Banyak dokter yang menganggap kondisi ini misterius.

"Tanda-tanda dan gejalanya mirip dengan seseorang yang terkena serangan jantung. Kebanyakan orang tidak merasa jika mereka mengidap sindrom patah hati dan malah berpikir mereka terkena serangan jantung," papar Dr Nikhil Joshi, dilansir melalui kxii, Selasa (21/2).

Dr Joshi menjelaskan bahwa gejalanya seperti ada rasa sesak atau berat di bagian dada. Diagnosa yang dibuat dokter dengan melakukan scan jantung pasien juga dianggap percuma, karena hasilnya tidak akan terlihat adanya penyumbatan.

"Sebaiknya orang yang mengalami kondisi seperti ini harus segera dibawa ke rumah sakit dan kemudian mereka diminta untuk mengeluarkan cerita traumatis dalam hidupnya yang menyebabkan ia menjadi begini," tambahnya.

Ia juga menambahkan kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama wanita. "Penyembuhan sindrom patah hati setiap orang berbeda-beda. Dan jika memungkinkan, para keluarga dan teman korban harus senantiasa memberikan dukungan agar korban bisa melewatinya. Tingkat kesembuhan para penderita sindrom patah hati lebih cepat daripada penderita serangan jantung," jelasnya.



Patah hati tak hanya sekedar menyangkut perasaan. Kehilangan orang terkasih memicu seseorang terkena gangguan fisik serius. Penelitian terbaru menunjukkan patah hati dapat menimbulkan penyakit yang sulit untuk disembuhkan.


Dokter Nickhil Joshi menjelaskan bahwa awal dari sindrom patah hati disebabkan oleh adrenalin berlebihan yang dipicu oleh stres emosional. Stres dan kecemasan menyebabkan terjadi gangguan kesehatan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan orang yang ditinggal mati pasangannya, memiliki kesempatan tinggi untuk menderita serangan jantung.

"Pada hari pertama kematian pasangan, risiko serangan jantung meningkat 21 kali pada minggu pertama bagi mereka yang patah hati ditinggal mati," papar Dr Dr Michael Miller, University of Maryland School of Medicine.

Patah hati akibat kehilangan orang yang dicintai dikenal dengan istilah Takotsubo atau sindrom patah hati. Banyak dokter yang menganggap kondisi ini misterius.

"Tanda-tanda dan gejalanya mirip dengan seseorang yang terkena serangan jantung. Kebanyakan orang tidak merasa jika mereka mengidap sindrom patah hati dan malah berpikir mereka terkena serangan jantung," papar Dr Nikhil Joshi, dilansir melalui kxii, Selasa (21/2).

Dr Joshi menjelaskan bahwa gejalanya seperti ada rasa sesak atau berat di bagian dada. Diagnosa yang dibuat dokter dengan melakukan scan jantung pasien juga dianggap percuma, karena hasilnya tidak akan terlihat adanya penyumbatan.

"Sebaiknya orang yang mengalami kondisi seperti ini harus segera dibawa ke rumah sakit dan kemudian mereka diminta untuk mengeluarkan cerita traumatis dalam hidupnya yang menyebabkan ia menjadi begini," tambahnya.

Ia juga menambahkan kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama wanita. "Penyembuhan sindrom patah hati setiap orang berbeda-beda. Dan jika memungkinkan, para keluarga dan teman korban harus senantiasa memberikan dukungan agar korban bisa melewatinya. Tingkat kesembuhan para penderita sindrom patah hati lebih cepat daripada penderita serangan jantung," jelasnya.

[ Read More.. ]

10 Fobia Teraneh di Dunia


Sebagian orang memiliki rasa takut berlebihan terhadap dunia yang kita tinggali. Terkadang, rasa takut itu terkesan tidak masuk akal bagi orang lainnya. Misalnya saja, takut terbang, takut akan ruang sempit, atau takut terhadap laba-laba. Selama ini, kita telah kenal beberapa jenis fobia yang umum di masyarakat. Namun, yang berikut ini mungkin tidak pernah terlintas di benak Anda.
1. Ablutophobia
Rasa takut untuk mandi, mencuci, atau membersihkan badan. Banyak ditemukan pada anak-anak dan kaum wanita dibandingkan pria.
2. Alektorophobia
Rasa takut berlebihan terhadap ayam. Bahkan ada sebagian orang yang sudah dilanda gelombang ketakutan saat melihat bulu atau telur ayam. Sementara untuk sebagian orang, rasa takutnya itu hanya sebatas menyentuh daging ayam yang belum dimasak.
3. Bromidrosiphobia
Jarang sekali ada orang yang berpikir bahwa ia memiliki bau badan. Namun, orang-orang yang mengalami bromidrosiphobia selalu dihantui rasa takut berlebihan bahwa badannya mengeluarkan aroma yang sangat bau, sehingga bisa membuat orang lain pergi.
4. Caligynephobia
Rasa takut berlebihan terhadap wanita yang cantik. Hal ini bisa dialami baik oleh wanita maupun pria. Rasa takut ini kemungkinan muncul akibat pengalaman buruk dengan wanita cantik.
5. Somniphobia
Orang-orang yang mengalami kondisi ini merasa takut untuk pergi tidur, karena mereka juga takut tidak akan bisa terbangun lagi atau akan bermimpi buruk. Kebanyakan penderita fobia ini akan minum minuman atau pil mengandung kafein, sehingga bisa tetap terjaga. Sayang sekali, padahal tidur sangat penting bagi kesehatan dan jiwa, ya.
6. Dendrophobia
Rasa takut terhadap pohon dan hutan. Penderitanya akan merasa takut untuk memasuki area hutan atau semak-semak berdaun lebat. Mereka mungkin percaya bahwa pohon akan bisa melukai mereka. Apalagi ditambah dengan kegelapan di dalam hutan dan desiran angin yang bisa membuat mereka semakin takut dan dilumpuhkan rasa takut.


7. Heliophobia
adalah rasa takut terhadap matahari dan sinarnya. Para penderitanya akan memilih untuk selalu berada di dalam ruangan dan menutup semua jendela atau celah-celah yang bisa diterobos oleh sinar matahari. Tak jarang, para penderita fobia ini sering diberi julukan “vampir” karena takut terhadap sinar matahari langsung.

8. Ichthyophobia
Rasa takut terhadap ikan, entah dalam kondisi hidup ataupun mati, baik yang ada di laut maupun di atas piring makan. Kemungkinan besar, tampilan ikan dengan matanya yang besar dan badannya yang berlendir itu merupakan pemicu timbulnya fobia aneh ini. Sementara untuk fobia terhadap ikan hiu, telah ada istilah spesifiknya, yaitu galeophobia. Fobia ikan hiu ini banyak dipicu oleh banyaknya tampilan seputar ikan hiu dan tragedi yang bisa disebabkan ikan ini, yang banyak terdapat di televisi maupun film.
9. Mageirocophobia
adalah rasa ketakutan berlebihan terhadap aktivitas memasak. Terkadang, fobia ini diasosiasikan dengan tindakan memasak untuk orang lain atau kelompok yang besar. Namun, pada beberapa kasus ekstrem ditemukan, penderitanya bahkan tidak bisa memasak makanan yang sederhana seperti roti panggang atau telur goreng!
10. Nomophobia
Fobia yang satu ini relatif baru dan berkaitan dengan tren. Nomophobia adalah fobia yang muncul ketika tidak bisa mengakses kontak yang terdapat di ponsel, baik karena ponselnya hilang, habis baterai, atau kehilangan jangkauan sinyal. Aneh, tapi nyata!

(Sumber: Kompas.com)


Sebagian orang memiliki rasa takut berlebihan terhadap dunia yang kita tinggali. Terkadang, rasa takut itu terkesan tidak masuk akal bagi orang lainnya. Misalnya saja, takut terbang, takut akan ruang sempit, atau takut terhadap laba-laba. Selama ini, kita telah kenal beberapa jenis fobia yang umum di masyarakat. Namun, yang berikut ini mungkin tidak pernah terlintas di benak Anda.
1. Ablutophobia
Rasa takut untuk mandi, mencuci, atau membersihkan badan. Banyak ditemukan pada anak-anak dan kaum wanita dibandingkan pria.
2. Alektorophobia
Rasa takut berlebihan terhadap ayam. Bahkan ada sebagian orang yang sudah dilanda gelombang ketakutan saat melihat bulu atau telur ayam. Sementara untuk sebagian orang, rasa takutnya itu hanya sebatas menyentuh daging ayam yang belum dimasak.
3. Bromidrosiphobia
Jarang sekali ada orang yang berpikir bahwa ia memiliki bau badan. Namun, orang-orang yang mengalami bromidrosiphobia selalu dihantui rasa takut berlebihan bahwa badannya mengeluarkan aroma yang sangat bau, sehingga bisa membuat orang lain pergi.
4. Caligynephobia
Rasa takut berlebihan terhadap wanita yang cantik. Hal ini bisa dialami baik oleh wanita maupun pria. Rasa takut ini kemungkinan muncul akibat pengalaman buruk dengan wanita cantik.
5. Somniphobia
Orang-orang yang mengalami kondisi ini merasa takut untuk pergi tidur, karena mereka juga takut tidak akan bisa terbangun lagi atau akan bermimpi buruk. Kebanyakan penderita fobia ini akan minum minuman atau pil mengandung kafein, sehingga bisa tetap terjaga. Sayang sekali, padahal tidur sangat penting bagi kesehatan dan jiwa, ya.
6. Dendrophobia
Rasa takut terhadap pohon dan hutan. Penderitanya akan merasa takut untuk memasuki area hutan atau semak-semak berdaun lebat. Mereka mungkin percaya bahwa pohon akan bisa melukai mereka. Apalagi ditambah dengan kegelapan di dalam hutan dan desiran angin yang bisa membuat mereka semakin takut dan dilumpuhkan rasa takut.


7. Heliophobia
adalah rasa takut terhadap matahari dan sinarnya. Para penderitanya akan memilih untuk selalu berada di dalam ruangan dan menutup semua jendela atau celah-celah yang bisa diterobos oleh sinar matahari. Tak jarang, para penderita fobia ini sering diberi julukan “vampir” karena takut terhadap sinar matahari langsung.

8. Ichthyophobia
Rasa takut terhadap ikan, entah dalam kondisi hidup ataupun mati, baik yang ada di laut maupun di atas piring makan. Kemungkinan besar, tampilan ikan dengan matanya yang besar dan badannya yang berlendir itu merupakan pemicu timbulnya fobia aneh ini. Sementara untuk fobia terhadap ikan hiu, telah ada istilah spesifiknya, yaitu galeophobia. Fobia ikan hiu ini banyak dipicu oleh banyaknya tampilan seputar ikan hiu dan tragedi yang bisa disebabkan ikan ini, yang banyak terdapat di televisi maupun film.
9. Mageirocophobia
adalah rasa ketakutan berlebihan terhadap aktivitas memasak. Terkadang, fobia ini diasosiasikan dengan tindakan memasak untuk orang lain atau kelompok yang besar. Namun, pada beberapa kasus ekstrem ditemukan, penderitanya bahkan tidak bisa memasak makanan yang sederhana seperti roti panggang atau telur goreng!
10. Nomophobia
Fobia yang satu ini relatif baru dan berkaitan dengan tren. Nomophobia adalah fobia yang muncul ketika tidak bisa mengakses kontak yang terdapat di ponsel, baik karena ponselnya hilang, habis baterai, atau kehilangan jangkauan sinyal. Aneh, tapi nyata!

(Sumber: Kompas.com)

[ Read More.. ]

Kamis, 12 April 2012

5 Sinyal Tubuh Kurang Tidur



Pekerjaan yang menumpuk memaksa Anda menyelesaikan pekerjaan hingga tidur larut malam. Tapi berhati-hatilah dengan kebiasaan tersebut. Kekurangan tidur justru menyebabkan malapetaka baru, yaitu gangguan kesehatan.
Meskipun kini Anda belum merasakan dampaknya, tapi tubuh Anda sudah memberikan sinyal bahwa ia butuh istirahat. Berikut beberapa sinyal tubuh yang menunjukkan Anda kekurangan waktu tidur, seperti dilansir Men's Health, Selasa (21/2).
Tidak lapar saat makan siang
Kurang tidur bisa mengakibatkan perubahan hormonal yang meningkatkan nafsu makan atau malah sebaliknya, merasa perut selalu kenyang. Hal ini terjadi karena terganggunya jam biologis yang mempengaruhi suasana hati tidak normal. Ini sebabnya mengapa ada orang-orang yang jadi gemuk atau kurus akibat kekurangan tidur.
Otak Tulalit
Membuka beberapa website dalam waktu 5 menit atau mengecek email berkali-kali padahal tak ada pesan masuk, menandakan Anda kesulitan fokus dan berkonsentrasi. Karena saat kurang tidur, sel-sel otak pun akan kurang waktu untuk regenerasi sehingga kinerjanya tidak akan maksimal dan memori kita pun akan berkurang.
Suka 'Gak Nyambung'
Orang yang kekurangan waktu tidur biasanya kesulitan untuk konsentrasi saat berbicara dengan lawannya. Akibatnya, apa yang diomongin dengan apa tanggapannya suka 'ngaco'.
Mengantuk Sepanjang Hari
Minuman berkafein, musik yang keras atau apapun usaha untuk membuat orang tetap terjaga hanyalah bersifat sementara dan tidak akan membuat kewaspadaan jangka panjang. Kurang tidur bisa membuat orang merasa letih dan mengantuk sepanjang hari.
Mudah Sakit
Perbaikan sistem kekebalan tubuh dapat diperkuat saat orang tidur. Kurang istirahat dapat membuat daya tahan tubuh melemah, sehingga mudah terinfeksi virus maupun bakteri. Biasanya penyakit yang paling mudah menyerang orang yang kurang tidur adalah influenza.
Yuk, tidur.


sumber


Pekerjaan yang menumpuk memaksa Anda menyelesaikan pekerjaan hingga tidur larut malam. Tapi berhati-hatilah dengan kebiasaan tersebut. Kekurangan tidur justru menyebabkan malapetaka baru, yaitu gangguan kesehatan.
Meskipun kini Anda belum merasakan dampaknya, tapi tubuh Anda sudah memberikan sinyal bahwa ia butuh istirahat. Berikut beberapa sinyal tubuh yang menunjukkan Anda kekurangan waktu tidur, seperti dilansir Men's Health, Selasa (21/2).
Tidak lapar saat makan siang
Kurang tidur bisa mengakibatkan perubahan hormonal yang meningkatkan nafsu makan atau malah sebaliknya, merasa perut selalu kenyang. Hal ini terjadi karena terganggunya jam biologis yang mempengaruhi suasana hati tidak normal. Ini sebabnya mengapa ada orang-orang yang jadi gemuk atau kurus akibat kekurangan tidur.
Otak Tulalit
Membuka beberapa website dalam waktu 5 menit atau mengecek email berkali-kali padahal tak ada pesan masuk, menandakan Anda kesulitan fokus dan berkonsentrasi. Karena saat kurang tidur, sel-sel otak pun akan kurang waktu untuk regenerasi sehingga kinerjanya tidak akan maksimal dan memori kita pun akan berkurang.
Suka 'Gak Nyambung'
Orang yang kekurangan waktu tidur biasanya kesulitan untuk konsentrasi saat berbicara dengan lawannya. Akibatnya, apa yang diomongin dengan apa tanggapannya suka 'ngaco'.
Mengantuk Sepanjang Hari
Minuman berkafein, musik yang keras atau apapun usaha untuk membuat orang tetap terjaga hanyalah bersifat sementara dan tidak akan membuat kewaspadaan jangka panjang. Kurang tidur bisa membuat orang merasa letih dan mengantuk sepanjang hari.
Mudah Sakit
Perbaikan sistem kekebalan tubuh dapat diperkuat saat orang tidur. Kurang istirahat dapat membuat daya tahan tubuh melemah, sehingga mudah terinfeksi virus maupun bakteri. Biasanya penyakit yang paling mudah menyerang orang yang kurang tidur adalah influenza.
Yuk, tidur.


sumber
[ Read More.. ]

Pada Remaja Kalsium Tak Bikin Langsing


Jika sebelumnya ada penelitian menyebutkan bahwa kalsium dapat membantu orang menurunkan berat badan, tampaknya ini tak berlaku untuk remaja. Penelitian baru membantahnya.
"10 tahun terakhir penelitian mengisyaratkan kalsium yang akan mengikat lemak dan mengambil beberapa lemak yang keluar sehingga tubuh tidak akan menyerap itu," kata Connie Weaver, seorang profesor nutrisi di Universitas Purdue.
"Kami menunjukkan bahwa tidak terjadi," imbuhnya seperti dilansir foxnews.
Dalam studi yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition ini menunjukkan lebih dari 40 remaja kelebihan berat badan dibagi menjadi dua kelompok dan kemudian secara acak untuk mengkonsumsi 1.300 atau 650 miligram kalsium per hari. Kalsium yang dikonsumsi, suplemen kalsium atau disembunyikan dalam makanan seperti makanan penutup cokelat beku yang mengandung protein susu, lemak dan mineral (sebagai lawan susu).
Selama tiga minggu, kedua kelompok ditempatkan pada diet terbatas yang sama tiga kali makan dan dua camilan sehari. Kedua kelompok mendapat makanan normal dengan cukup karbohidrat protein, lemak dan kalori untuk menjaga berat badan. Setelah istirahat, dilanjutkan kelompok percobaan selama tiga minggu, dengan remaja ditugaskan ke tingkat asupan kalsium berbeda untuk tahap kedua.
Peneliti tidak menemukan perbedaan dalam lemak tubuh dan berat badan antara kedua kelompok, menunjukkan kalsium memiliki sedikit atau tidak ada efek pada penurunan berat badan antara remaja.
Mereka juga menguji jumlah kalsium dan lemak yang dikeluarkan remaja dan tidak menemukan indikasi bahwa kalsium dapat membantu dengan penurunan berat badan dengan cara mengikat lemak dalam usus dan mencegah dari yang diserap.
Michael Zemel, yang mempelajari gizi dan obesitas di University of Tennessee mengatakan ada ulasan yang komprehensif terbaru yang menunjukkan kalsium memiliki efek signifikan pada berat badan dan lemak tubuh, tetapi ini cenderung berlaku pada orang dewasa."
Dimungkinkan terjadi pebebedaan karena remaja memiliki kebutuhan diet yang berbeda dibandingkan orang dewasa. "Ini adalah tumbuh remaja sehingga mereka menggunakan kalsium untuk pertumbuhan," katanya kepada Reuters Health.
"Mereka memiliki kebutuhan energi yang berbeda daripada orang dewasa."


Jika sebelumnya ada penelitian menyebutkan bahwa kalsium dapat membantu orang menurunkan berat badan, tampaknya ini tak berlaku untuk remaja. Penelitian baru membantahnya.
"10 tahun terakhir penelitian mengisyaratkan kalsium yang akan mengikat lemak dan mengambil beberapa lemak yang keluar sehingga tubuh tidak akan menyerap itu," kata Connie Weaver, seorang profesor nutrisi di Universitas Purdue.
"Kami menunjukkan bahwa tidak terjadi," imbuhnya seperti dilansir foxnews.
Dalam studi yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition ini menunjukkan lebih dari 40 remaja kelebihan berat badan dibagi menjadi dua kelompok dan kemudian secara acak untuk mengkonsumsi 1.300 atau 650 miligram kalsium per hari. Kalsium yang dikonsumsi, suplemen kalsium atau disembunyikan dalam makanan seperti makanan penutup cokelat beku yang mengandung protein susu, lemak dan mineral (sebagai lawan susu).
Selama tiga minggu, kedua kelompok ditempatkan pada diet terbatas yang sama tiga kali makan dan dua camilan sehari. Kedua kelompok mendapat makanan normal dengan cukup karbohidrat protein, lemak dan kalori untuk menjaga berat badan. Setelah istirahat, dilanjutkan kelompok percobaan selama tiga minggu, dengan remaja ditugaskan ke tingkat asupan kalsium berbeda untuk tahap kedua.
Peneliti tidak menemukan perbedaan dalam lemak tubuh dan berat badan antara kedua kelompok, menunjukkan kalsium memiliki sedikit atau tidak ada efek pada penurunan berat badan antara remaja.
Mereka juga menguji jumlah kalsium dan lemak yang dikeluarkan remaja dan tidak menemukan indikasi bahwa kalsium dapat membantu dengan penurunan berat badan dengan cara mengikat lemak dalam usus dan mencegah dari yang diserap.
Michael Zemel, yang mempelajari gizi dan obesitas di University of Tennessee mengatakan ada ulasan yang komprehensif terbaru yang menunjukkan kalsium memiliki efek signifikan pada berat badan dan lemak tubuh, tetapi ini cenderung berlaku pada orang dewasa."
Dimungkinkan terjadi pebebedaan karena remaja memiliki kebutuhan diet yang berbeda dibandingkan orang dewasa. "Ini adalah tumbuh remaja sehingga mereka menggunakan kalsium untuk pertumbuhan," katanya kepada Reuters Health.
"Mereka memiliki kebutuhan energi yang berbeda daripada orang dewasa."

[ Read More.. ]

Sembuhkan Diri Dengan Berpuasa



Selain untuk ibadah, berpuasa juga bisa dilakukan sebagai cara alami untuk penyembuhan dan menjaga kesehatan tubuh. Berpuasa mengistirahatkan organ pencernaan dan menghilangkan racun dalam tubuh — atau yang biasa disebut dengan proses detoksifikasi. Daya tahan tubuh pun meningkat.

Selain bermanfaat secara fisik, puasa juga memberikan manfaat bagi mental. Puasa membuat pikiran menjadi jernih sehingga konsentrasi meningkat dan kekuatan pikiran terbangun untuk menghadapi tantangan kehidupan. 

Puasa juga dianggap sebagai sadhana (praktik spiritual). Dengan berpuasa, aktivitas fisik secara umum akan menurun sehingga tersedia lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas spiritual seperti introspeksi diri, meditasi, zikir, japa (mantra chanting), dsb. Selain itu, puasa dapat digunakan untuk berlatih “mengistirahatkan rasa” (withdrawal of senses) dengan menarik perhatian dari rangsangan luar dan mengarahkannya ke dalam diri.

Latihan ini berguna untuk meningkatkan kesadaran (mindfulness) yang berujung pada penguasaan diri, baik secara fisik, pikiran, emosional dan spiritual.

Bila puasa dapat memberikan manfaat kesehatan, maka menggabungkannya dengan yoga dapat memberikan manfaat ganda bagi tubuh. Walaupun vitalitas tubuh terbatas selama berpuasa, bukan berarti aktivitas yoga (baca: asanas) menjadi terhenti. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim tetap dapat berlatih yoga dengan menyesuaikan waktu. 

Lakukan gerakan stretching secukupnya di pagi hari setelah sholat Subuh, seperti Sun Salutation, untuk menyemangati diri menyambut hari. Di sore hari, saat kekuatan tubuh sudah berkurang, lakukanlah beberapa gerakan restorative, yaitu pose yoga yang dilakukan secara lembut serta dengan bantuan alat (props) untuk mengurangi ketegangan otot (muscular tension). Akhiri dengan hening sejenak (atau meditasi) sambil menunggu bedug untuk berbuka. 

Semoga dengan berpuasa dan berlatih yoga, kita dapat meningkatkan kapasitas diri dan menjelma menjadi insan yang lebih baik.



sumber


Selain untuk ibadah, berpuasa juga bisa dilakukan sebagai cara alami untuk penyembuhan dan menjaga kesehatan tubuh. Berpuasa mengistirahatkan organ pencernaan dan menghilangkan racun dalam tubuh — atau yang biasa disebut dengan proses detoksifikasi. Daya tahan tubuh pun meningkat.

Selain bermanfaat secara fisik, puasa juga memberikan manfaat bagi mental. Puasa membuat pikiran menjadi jernih sehingga konsentrasi meningkat dan kekuatan pikiran terbangun untuk menghadapi tantangan kehidupan. 

Puasa juga dianggap sebagai sadhana (praktik spiritual). Dengan berpuasa, aktivitas fisik secara umum akan menurun sehingga tersedia lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas spiritual seperti introspeksi diri, meditasi, zikir, japa (mantra chanting), dsb. Selain itu, puasa dapat digunakan untuk berlatih “mengistirahatkan rasa” (withdrawal of senses) dengan menarik perhatian dari rangsangan luar dan mengarahkannya ke dalam diri.

Latihan ini berguna untuk meningkatkan kesadaran (mindfulness) yang berujung pada penguasaan diri, baik secara fisik, pikiran, emosional dan spiritual.

Bila puasa dapat memberikan manfaat kesehatan, maka menggabungkannya dengan yoga dapat memberikan manfaat ganda bagi tubuh. Walaupun vitalitas tubuh terbatas selama berpuasa, bukan berarti aktivitas yoga (baca: asanas) menjadi terhenti. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim tetap dapat berlatih yoga dengan menyesuaikan waktu. 

Lakukan gerakan stretching secukupnya di pagi hari setelah sholat Subuh, seperti Sun Salutation, untuk menyemangati diri menyambut hari. Di sore hari, saat kekuatan tubuh sudah berkurang, lakukanlah beberapa gerakan restorative, yaitu pose yoga yang dilakukan secara lembut serta dengan bantuan alat (props) untuk mengurangi ketegangan otot (muscular tension). Akhiri dengan hening sejenak (atau meditasi) sambil menunggu bedug untuk berbuka. 

Semoga dengan berpuasa dan berlatih yoga, kita dapat meningkatkan kapasitas diri dan menjelma menjadi insan yang lebih baik.



sumber
[ Read More.. ]

playlist

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

FB comments